SEMINAR PENDIDIKAN ANTI RADIKALISME


SEMINAR PENDIDIKAN ANTI RADIKALISME. Sabtu, 17 Oktober 2020 secara daring di Ruang Meeting Kampus Ambokembang Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan, Peserta dalam kegiatan ini adalah mahasiswa semester 1 di Universitas Muhammadiyah
Pekajangan Pekalongan dengan Narasumber Bapak Akrom, S.Sos. dari POLRES Kabupaten Pekalongan.

Fenomena merebaknya paham radikal menjadi sorotan berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia. Paham ini bukan hanya mendukung pandangan yang berbeda dengan yang didukung oleh orang kebanyakan, tetapi kerap kali mewujudkan perilaku ekstrim, teror, dan destruktif (Agung & Santosa, 2018). Paham radikalisme perlu dicegah sejak dini di lingkungan keluarga, sekolah/perguruan tinggi, dan lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, lembaga pendidikan mencoba membangun sikap anti-radikalisme para peserta didik melalui pengintegrasian nilai-nilai pendidikan anti-terorisme atau anti-radikalisme Di lingkungan perguran tinggi, pencegahan paham radikalisme dan terorisme merupkan hal yang sangat penting karena usia mahasiswa sangat rentan terhadap pengaruh-pengaruh paham dari luar. Di sisi lain, mahasiswa memiliki kebebasan dan usia transisi antara masa remaja menuju usia dewasa. Oleh karena itu, perlu adanya kegiatan untuk mengenalkan kepada mahasiswa tentang paham radikalisme dan penanaman nilai nilai pendidikan anti-terorisme atau anti-radikalisme.

Kemahasiswaan